Jasa Derek Mobil Mogok Terpercaya

Kirim Mobil Jakarta Surabaya

ATURAN DEREK MOBIL SAAT MOGOK DIJALAN

Jasa Derek Mobil Mogok Terpercaya
Towing Surabaya

Kirim Mobil Jakarta Surabaya – Saat sedang dalam perjalanan terkadang kondisi memang tidak dapat diprediksi dengan tepat. Terdapat hal-hal yang bisa menghambat suatu perjalanan, salah satunya yaitu keadaan mobil mogok. Keadaan tersebut tidak dapat terhindarkan karena mobil tidak mudah ditebak tentang jangka waktu perbaikan mesinnya serta terkadang untuk pengecekan sebelum perjalanan tidak dilakukan secara menyeluruh.

Untuk pemilik mobil biasanya kebingungan apabila menghadapi kendaraannya yang mogok. Apalagi jika hal tersebut terjadi pada waktu yang runyam, seperti tengah malam. Hal tersebut bisa diminimalisir dengan menghubungi derek mobil kendaraan ataupun dengan meminta bantuan kendaraan lain yang lewat sebagai alternatif. Tetapi, jika pengendara ingin menderek mobilnya terlebih dahulu juga dapat dilakukan dengan syarat tertentu.

Dengan sambil menunggu derek mobil yang sudah dipesan, sebelumnya pengendara bisa mencoba dulu menderek mobilnya sesuai aturan cara derek mobil yang ada.

1. Menyiapkan Tali Penarik

Cara yang dapat dilakukan dengan mengikuti aturan derek mobil yang benar adalah dengan menggunakan tali penarik yang kokoh dan kuat. Dengan memakai tali yang kuat, hasil derek juga maksimal karena beban yang ditarik juga berat.
Tali yang digunakan sebagai penarik derek mobil dapat terbuat dari bahan baja ataupun tambang. Apabila memakai bahan yang lain ditakutkan mobil tidak bisa ditarik dengan benar. Oleh karena itu, pengendara harus selalu menyediakan tali penarik yang bisa diletakkan pada bagasi mobil sehingga apabila terjadi mogok ditengah jalan bisa diatasi dengan baik.

 

2. Memperhatikan Massa Mobil

Jika ingin melakukan derek mobil, terlebih dahulu harus memastikan bobot mobil yang digunakan untuk menderek lebih besar beratnya daripada mobil mogok yang akan diderek. Hal tersebut bertujuan agar kegiatan derek mobil berjalan lancar dan lebih memudahkan proses penderekan yang sedang terjadi.
Apabila mobil derek yang digunakan mempunyai massa bobot yang lebih kecil, maka dapat dipastikan proses penderekan tidak dapat berjalan dengan seharusnya. Dengan memperhatikan bobot mobil dapat membuat proses penderekan juga tidak terhambat.

 

3. Memasang Tali Derek di Tempat yang Sesuai

Pemasangan tali penarik yang nantinya akan dipakai untuk derek memang tidak mudah. Dalam beberapa mobil mempunyai pengait yang ada pada bagian bumper depan maupun belakang. Namun, dalam beberapa mobil tidak berlaku hal demikian.
Hal tersebut dapat ditindaklanjuti dengan mengecek buku manual kendaraan sehingga mendapatkan tutorial pemasangan tali derek dengan tepat. Pastikan tidak mengikat tali yang akan digunakan untuk derek pada bumper atau suspensi karena tidak kuat saat menahan massa bobot kendaraan yang akan diderek selanjutnya.

 

4. Memperhatikan Panjang Tali Derek dan Durasi Berjalan

Penentuan panjang tali untuk menderek mobil mungkin dianggap tidak terlalu penting bagi sebagian orang tetapi hal tersebut ternyata menentukan keselamatan dan lancarnya kegiatan penderekan. Biasanya tali yang digunakan memiliki kisaran panjang 4 meter atau kurang lebih sepanjang badan mobil yang akan diderek. Hal tersebut diupayakan agar mobil dapat mudah untuk dikendalikan saat akan mengerem dan berbelok dalam perjalanan penderekan.
Dilain sisi, saat melakukan derek mobil diusahakan untuk memastikan tali dalam kondisi tidak kendur. Hal tersebut termasuk penting sehingga dapat menghindari resiko tali yang putus ditengah jalan. Selain itu, mobil derek harus memacu kendaraan dengan perlahan untuk meminimalisir kemungkinan hentakan yang lain. Dengan alasan tersebut, diharapkan laju mobil yang diderek tetap stabil serta memastikan batas maksimal kecepatan adalah 30 hingga 40 kilometer/jam.

 

5. Mengenali Rute Jalan dan Tetap Nyalakan Lampu

Disaat sebelum melakukan penderekan kendaraan, sebaiknya mendiskusikan terlebih dahulu kepada pihak penderek terkait rute perjalanan yang akan ditempuh. Hal tersebut dianggap penting sehingga penderek dan pemilik mobil yang diderek dapat mengantisipasi rute-rute yang berlubang, tanjakan, turunan, hingga belokan yang tajam.
Selain itu, apabila sudah waktu penderekan langsung nyalakan lampu mobil utama. Dengan begitu, pengendara lain dapat melihat kondisi mobil tersebut yang sedang bermasalah. Pengendara juga bisa memakai nyala lampu hazard serta apabila belokan dapat menggunakan lampu sein sebelum masuk tikungan tersebut. Lebih daripada itu, jika terdapat masalah lain pada mobil, pengendara dapat memberi tanda dengan membunyikan klakson ataupun lampu jauh.

 

 

Jika sudah mengetahui berbagai macam cara yang tepat untuk aturan derek mobil, pengendara bisa mengantisipasi apabila terjadi hal yang tidak diinginkan pada mobil saat di perjalanan. Apabila pengendara ragu untuk mengatasi sendiri, pengendara dapat menghubungi jasa derek mobil terpercaya yaitu PT.SAKA. Perusahaan jasa derek mobil ini sangat berpengalaman sehingga pengendara tidak perlu ragu lagi ketika ingin menggunakan jasa dari perusahaan tersebut.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top