Towing Jakarta Bali

4 TIPS DEREK MOBIL YANG MUDAH DAN AMAN

 

Jasa Towing Jakarta Bali
Derek Mobil

 

Towing Jakarta Bali – Ketika berkendara, kemungkinan terburuk bisa terjadi kepada siapa saja. Salah satunya ketika mobil mogok atau tak bisa hidup. Namun ketika Anda mengalami masalah pada mobil dan terpaksa harus menggunakan jasa derek mobil, sangat penting untuk mengetahui tips menderek mobil dengan aman. Alasannya, dari ketidaktahuan atau kesalahan saat menderek mobil bisa menyebabkan kerusakan yang lebih besar dan membutuhkan biaya lebih mahal.

Saat derek mobil, ternyata setiap mobil memiliki perlakukan yang berbeda. Jadi Anda tidak boleh mendereknya secara sembarangan. Hal tersebut dapat dilihat dari jenis penggerak yang dianut. Mobil penggerak roda depan, tentu berbeda cara mendereknya dengan mobil penggerak roda belakang atau penggerak All-Wheel Drive (AWD). Alasanya karena roda terhubung dengan sistem penggerak mobil yang harus diperhatikan agar jangan sampai menimbulkan kerusakan baru saat di derek.

Untuk lebih mudahnya, simak tips aman saat menderek mobil yang benar dan aman. Sehingga dapat mengevakuasi mobil Anda ke tempat yang lebih aman, selain itu dapat membuat mobil Anda terhindar dari kemungkinan kerusakan yang lebih besar.

 

1. Derek Mobil 4WD dan AWD

Untuk mobil 4WD seperti SUV, jip atau crossover, harus dilihat sistem penggerak utamanya, apakah sistem penggerak utama pada mobil AWD di depan atau di belakang. Kemudian untuk mobil 4WD, pastikan posisi transfer case yang menghubungkan roda depan dan belakang dalam keadaan netral saat diderek.

Hal tersebut untuk mencegah gardan atau drive shaft berputar dan berpotensi terjadi kerusakan lebih besar. Untuk mobil dengan penggerak AWD, sebaiknya tidak diderek tapi digendong menggunakan truk towing. Ini dikarenakan mobil dengan penggerak AWD memiliki empat roda yang terhubung dan berputar di waktu yang bersamaan, sehingga apabila diderek dengan dua roda saja, kemungkinan besar dua roda lainnya yang berputar akan merusak sistem penggerak termasuk gardan dan transmisi.

 

2. Perhatikan Sistem Penggerak Mobil

Umumnya sistem penggerak mobil terbagi menjadi empat jenis yaitu penggerak roda depan (FWD), penggerak roda belakang (RWD), penggerak empat roda (4WD) dan penggerak semua roda (AWD). Untuk mobil berpenggerak roda depan, saat proses derek, bagian depan mobil yang harus diangkat, karena roda belakang tidak terhubung dengan sistem penggerak. Begitu Pula sebaliknya untuk penggerak roda belakang, saat di derek, yang harus diangkat adalah roda belakang. Misalnya tipe Toyota Avanza, karena dia berpenggerak roda belakang, maka harus diderek dari belakang. tujuannya agar komponen pada transmisi dan penerus daya terhindar dari keausan dini.

 

3. Perhatikan Kecepatan

Selain itu, kecepatan saat menderek ternyata juga bisa mengakibatkan kerusakan komponen mobil. Oleh karena itu, ketika mobil diangkat miring dengan sudut yang cukup tinggi, serta diderek pada kecepatan tinggi dan terkena jalan yang tidak rata pula, maka dapat mengakibatkan kerusakan komponen. Untuk itu, Anda perlu memperhatikan kecepatan dereknya. Sebaiknya kecepatanya tidak lebih dari 30 sampai 40 km per jam.

 

 

Itulah beberapa beberapa cara untuk menderek mobil dengan aman dan mudah. Jika kamu merasa kesulitan, kamu bisa meminta bantuan penyedia jasa derek atau towing. Pastikan Anda memilih jasa towing atau derek yang terbaik dan terpercaya. Karena jasa towing yang terpercaya, akan menjadi solusi bagi permasalahan kendaraan Anda.

Jika Anda membutuhkan jasa derek dan towing Surabaya, Anda bisa menggunakan jasa PT. Segara Artha Karya Autotrans. PT. Segara Artha Karya Autotrans menyediakan layanan jasa pengiriman kendaraan kecil, kendaraan sedang, kendaraan besar dan alat berat. Jika kamu membutuhkan salah satu layanan dari PT. Segara Artha Karya Autotrans, kamu bisa menghubungi no telepon atau whatsapp PT. Segara Artha Karya Autotrans di +62 811 353 8789.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top